awan orangbiasaji
awan orangbiasaji
awan orangbiasaji
awan orangbiasaji
awan orangbiasaji
matahari orangbiasaji
Senin, 24 Desember 2012

Banyak Teman & Pengalaman Baru di Google+


Setelah bergabung di Google plus atau G+ sejak beberapa bulan yang lalu, ada banyak teman dan pengalaman baru yang memberikan banyak hal-hal baru. Berbeda dengan interaksi harian di facebook atau Twitter, di G+ mungkin lebih kaku karena nyaris semua temanku disana adalah teman-teman baru yang sama sekali belum pernah bertemu cerita di dunia nyata.


Berbeda ketika awal mula Facebook hadir, orang-orang beralih menggunakannya secara pelan-pelan setelah sebelumnya memanfaatkan friendster. Nah, mungkin karena keasyikan di Facebook, mereka tidak lagi ingin mencoba G+ yang menerapkan satu gaya baru dalam bersosial media.

Pada catatan saya yang kemarin, saya mencoba membandingkan antara facebook dan Google+ dari berbagai fitur-fiturnya, namun hal tersebut bukan merupakan suatu usaha untuk menunjukkan mana media sosial yang lebih baik, hanya saja waktu itu saya terlalu asyik memanfaatkan google+ sehingga facebook terasa terlalu ketinggalan zaman.

Belakangan, karena merasa kesepian di Google+ sebab nyaris tidak ada teman dari dunia nyata yang melingkari saya disanya, saya kemudian tersadarkan akan adanya kondisi keterpecahan dunia sosial saya du dunia internet, di facebook saya berinteraksi dengan teman-teman yang sudah akrab sejak lama dan kami memang saling kenal di dunia nyata, sementara di Google+ saya bertemu dengan teman-teman yang betul-betul baru.

Berada  dalam kondisi ini cukup menyenangkan, karena jika teman lama dan teman baru (untuk mengistilahkan pertemanan yang disebabkan oleh media sosial di internet dan yang memang murni sebagai interaksi sosial yang nyata) tergabung di satu akun media sosial yang sama, tentu saja akan ada "prioritas", dimana kita lebih mengutamakan merespon komunikasi dari teman-teman yang sudah lama dikenal ataupun sebaliknya.

Di Google+ kita bisa mengekplorasi banyak hal, dia semacam sebuah panggung sandiwara dimana setiap orang berada dalam kondisi yang sama dalam menyiapkan proses komunikasi pertama mereka. Tentu saja ini berhubungan dengan bagaimana sikap atau perilaku seseorang dalam mengawali suatu proses membangun hubungan pertemanan.

Bagi saya, seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi, Google+ merupakan sebuah labolatorium virtual dimana saya mencoba mempraktekkan teknik komunikasi efektif untuk membangun suatu proses pertemanan dengan teman-teman baru, selain itu saya juga memiliki kesempatan untuk menganalisa bagaimana perilaku orang-orang dalam bermedia sosial jika jumlah teman lama atau kenalan akrab mereka hanya sedikit.

Ada banyak teman di Google+, kita tidak akan membatasi diri dengan siapa kita berteman, kecuali kita ingin merasa kesepian dan akhirnya bosan dengan media sosial ini.

Sistem pertemanan di Google+

Oia, sebenarnya tidak ada istilah teman dalam kamus media sosial Google+. Sperti twitter yang tidak menggunakan istilah teman, tetapi follower, Google+ menerapkaan sebuah sistem lingkaran sosial, semacam sebuah representasi dari lingkungan sosial seseorang di dunia nyata, seperti RT/RW.

Sehingga saat kita membangun hubungan pertemanan dengan orang lain di Google+, kita seakan membentuk satu lingkaran masyarakat sosial dengan RT/RW milik kita sendiri. Lingkungan masyarakat itu akan berinteraksi satu sama lainnya di sebuah panggung dimana ia bisa bertemu, yakni di status G+ kita yang bebas diupdate kapan saja.

Sistem lingkaran inilah yang menyenangkan dan meenginspirasi saya di satu sisi, karena saat kita mengajak seseorang untuk berteman, kita sebenarnya mengajak mereka untuk bergabung dengan lingkaran sosial/masyarakat yang kita bangun. So, kita bisa bergabung dengan banyak lingkaran, sekaligus bebas menampung siapa saja yang ingin bergabung dalam lingkaran kita karena tidak ada persetujuan apakah seseorang kita terima untuk masuk dalam lingkungan/lingkaran kita atau tidak.


Pokoknya, saya sangat senang dengan oogle+ walaupun sebelumnya sempat merasa kesepian, namun akhirnya saya mendapatkan suatu semangat, bahwa memiliki teman baru itu membuat kita bisa mendapatkan berbagai pengalaman baru dari mereka. I Love Google+
Share:
 
Toggle Footer